<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492</id><updated>2011-07-08T11:20:06.125+07:00</updated><category term='team developer'/><category term='pelatihan robot'/><category term='interpreter'/><category term='pbasic'/><category term='java'/><category term='pemrograman robot'/><category term='development tool'/><category term='bascom'/><category term='pemrograman mikrokontroler'/><category term='nxj developer'/><title type='text'>Christianto Tjahyadi Web's Log</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-2811038080318491004</id><published>2009-07-12T18:22:00.000+07:00</published><updated>2009-07-12T18:23:04.510+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Kreatif dan Percaya Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rx5slTxVvto/SlnHN5sbLtI/AAAAAAAAAA4/c2evpy_oFnc/s1600-h/BWLogoNew.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 56px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rx5slTxVvto/SlnHN5sbLtI/AAAAAAAAAA4/c2evpy_oFnc/s200/BWLogoNew.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357532273373294290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Christianto Tjahyadi&lt;/span&gt;, &lt;em&gt;Managing Director&lt;/em&gt; &lt;a href="http://edukasi.nextsys.web.id/"&gt;Next System Robotic Learning Center&lt;/a&gt; di Bandung, melihat robotika sebagai kolaborator ilmu mulai dari matematika, fisika, komputer, bahkan sampai ke biologi dan psikologi. "Untuk biologi, misalnya, ketika siswa membuat robot ikan, ia mesti memahami bagaimana cara kerja sirip. Sementara itu, aspek psikologi tersentuh ketika sudah terkait dengan kerjasama tim," ujar Christianto yang mengembangkan brand robotnya sendiri, yaitu &lt;a href="http://nextsys.web.id/edukasi/?page_id=951"&gt;Robot Edukasi&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain anak-anak, orang dewasa pun masih bisa menjadi target pasar kursus robot. Ternyata, menurut Christianto, banyak juga kalangan lain yang meminatinya, seperti guru, dosen, ibu rumah tangga, dan kaum profesional lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para guru dan dosen yang mengajarkan ilmu-ilmu sains di sekolah dan universitas ternyata kerap membutuhkan belajar lebih jauh tentang robot. Apakah itu untuk mendapatkan pemahaman aplikatif dari rumus tertentu atau untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. "Biasanya, pengajar di Indonesia bisa menyajikan materi yang sangat rumit dalam pengajarannya, tapi tidak begitu paham bagaimana penerapan nyata dari rumus-rumus itu, " kata Christianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ibu rumah tangga kerap mempelajari robot agar bisa &lt;em&gt;update&lt;/em&gt; terhadap perkembangan anaknya yang sedang belajar robot. Tujuannya agar ada hobi yang bisa dilakukan bersama anaknya dan komunikasi lebih lancar. Ada pula profesional yang sekedar ingin belajar saja tentang robot karena ketertarikan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, selain untuk hobi dan mengasah otak, robot juga bisa berguna bagi kehidupan sehari-hari jika kita sudah menguasai konsep dasarnya. Dengan meminjam prosesor robot, kita bisa memanfaatkannya, misalnya, untuk mengatur aliran air dari pipa atau mengatur nyala-matinya lampu secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Robot itu kan benda yang netral saja. Sama seperti komputer, dulu orang juga tidak paham dan merasa asing. Tapi kemudian orang dari berbagai kalangan belajar menggunakannya baik dengan kursus maupun otodidak dan akhirnya bisa, " ujar Christianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika robot sudah diposisikan seperti komputer, saat itulah belajar robot akan dipandang sebagai suatu keharusan. Dan artinya, masyarakat kita sudah setingkat lebih tinggi dalam pemanfaatan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari &lt;span style="color:red;"&gt;BusinessWeek Indonesia No.18 | 15 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-2811038080318491004?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/2811038080318491004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=2811038080318491004' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/2811038080318491004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/2811038080318491004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2009/07/menjadi-kreatif-dan-percaya-diri.html' title='Menjadi Kreatif dan Percaya Diri'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rx5slTxVvto/SlnHN5sbLtI/AAAAAAAAAA4/c2evpy_oFnc/s72-c/BWLogoNew.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-3295618257994844567</id><published>2009-07-08T18:24:00.001+07:00</published><updated>2009-07-12T18:28:11.268+07:00</updated><title type='text'>Minat Membeli Robot Edukasi Meningkat</title><content type='html'>&lt;img class="size-medium wp-image-1732 alignnone" title="logo_kompas_white" src="http://nextsys.web.id/edukasi/wp-content/uploads/2009/07/logo_kompas_white-300x55.png" alt="logo_kompas_white" width="192" height="35" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 7 Juli 2009 | 13:34 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, Kompas - Minat masyarakat Bandung membeli robot untuk tujuan edukasi semakin meningkat. Jumlah peserta kursus robot pun terus naik. Siaran televisi, internet, dan majalah yang lebih sering membahas robot membuat ketertarikan masyarakat bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director &lt;strong&gt;&lt;a href="http://edukasi.nextsys.web.id/"&gt;Next System&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Christianto Tjahyadi&lt;/span&gt; di Bandung, Senin (6/7), mengatakan, saat ini pihaknya dapat menjual &lt;a href="http://nextsys.web.id/edukasi/?page_id=951"&gt;robot untuk edukasi&lt;/a&gt; sekitar 10 unit per bulan. Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan masa-masa awal ia memasarkan robot pada awal 2007, sekitar 3-5 unit per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu, robot yang dijual hanya produk impor. Sekarang, kami sudah memproduksi &lt;a href="http://nextsys.web.id/edukasi/?page_id=951"&gt;robot edukasi&lt;/a&gt; produksi sendiri," katanya. Harga robot impor sekitar Rp 2,5 juta-Rp 5 juta per unit dan produk Next System sekitar Rp 1,6 juta-Rp 1,8 juta per unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat mempelajari robot antara lain adalah meningkatkan kemampuan bekerja sama, menguasai teknologi, dan berkomunikasi. Dampaknya, kursus robot pun semakin dicari. Menurut Christianto, saat ini jumlah peserta kursus di tempatnya dan sekolah-sekolah umum yang mendapatkan pelatihan robot dari Next System sekitar 100 orang. Jumlah itu meningkat daripada dua tahun lalu yang hanya sekitar 15 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program kursus dibagi dua: reguler dan intensif. Biaya program reguler sekitar Rp 100.000-Rp 150.000 per pertemuan selama 1,5-2 jam. "Lama kursus reguler kami tidak menetapkan. Tergantung dari perkembangan dan ketertarikan peserta kursus," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun program intensif berlangsung selama 3-5 hari. Biaya program intensif tiga hari, misalnya, untuk mahasiswa mulai Rp 600.000 per orang dan untuk kalangan profesional mulai Rp 1,5 juta per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/07/07/1334455/minat.membeli.robot.edukasi.meningkat"&gt;Harian Umum Kompas&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-3295618257994844567?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/3295618257994844567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/3295618257994844567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2009/07/minat-membeli-robot-edukasi-meningkat.html' title='Minat Membeli Robot Edukasi Meningkat'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-4200290424531255168</id><published>2008-08-30T19:43:00.003+07:00</published><updated>2008-08-30T19:54:12.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemrograman robot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatihan robot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemrograman mikrokontroler'/><title type='text'>Workshop: Pemrograman Praktis Mikrokontroler PIC untuk Aplikasi Robot</title><content type='html'>Pada hari Selasa dan Rabu, 19-20 Agustus 2008, saya dan DR. Riza Muhida, asisten profesor bidang Mekatronika di International University Malaysia, memberikan workshop setengah hari kepada 20 orang guru dan siswa dari SMPK / SMAK TRIMULIA dan SMP Bintang Mulia Bandung. Ini merupakan kegiatan workshop mikrokontroler dan robotika pertama untuk kalangan sekolah menengah, khususnya di kota Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan mikrokontroler PIC dan Bahasa C, para guru dan siswa diajak untuk menyelami aplikasi praktis, bagaimana memprogram mikrokontroler, membuat simulasi sistem lalu lintas, sistem keamanan, membaca data dari sensor, dan lain-lain; serta bagaimana mengendalikan motor, yang nantinya akan digunakan dalam pergerakan robot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mikrokontroler dan Bahasa C bukan lagi konsumsi para mahasiswa di perguruan tinggi. Saat ini, dengan pola pembelajaran yang mengedepankan kepraktisan dan kemudahan, para siswa sekolah menengah pun dapat menikmatinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-4200290424531255168?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/4200290424531255168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=4200290424531255168' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/4200290424531255168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/4200290424531255168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2008/08/workshop-pemrograman-praktis.html' title='Workshop: Pemrograman Praktis Mikrokontroler PIC untuk Aplikasi Robot'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-3088103962064306372</id><published>2008-08-13T21:39:00.001+07:00</published><updated>2008-08-13T21:45:53.845+07:00</updated><title type='text'>Tim Robotik SMPK/SMAK TRIMULIA di INAICTA 2008</title><content type='html'>Jakarta, 8 Agustus 2008 - Di ajang Indonesian ICT Awards 2008 yang bertempat di Jakarta Convention Center, khususnya dalam kategori kompetisi robot, tim SMPK TRIMULIA Bandung menduduki peringkat dua dan tiga, sementara tim SMAK TRIMULIA Bandung menduduki peringkat tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim SMPK TRIMULIA memprogram robot dengan menggunakan Bahasa BASIC (robot rakitan) dan Bahasa C (robot Lego Mindstorms NXT), sementara tim SMAK TRIMULIA memprogram robot dengan menggunakan Bahasa C (robot Lego Mindstorms NXT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;strong&gt;Prof. M. Nuh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (Menkominfo) yang hadir pada kesempatan tersebut, cukup surprise, mengingat banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam memprogram robot dengan Bahasa BASIC dan Bahasa C. Pendapat senada juga disampaikan oleh &lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;strong&gt;Ir. Christianto Tjahyadi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dari Next System Robotics Learning Center, yang malam itu juga hadir sebagai undangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-3088103962064306372?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/3088103962064306372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=3088103962064306372' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/3088103962064306372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/3088103962064306372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2008/08/tim-robotik-smpksmak-trimulia-di.html' title='Tim Robotik SMPK/SMAK TRIMULIA di INAICTA 2008'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-6274466696895624737</id><published>2008-05-04T14:20:00.002+07:00</published><updated>2008-05-04T14:23:23.710+07:00</updated><title type='text'>Kuliah Umum di Politeknik LP3I</title><content type='html'>Selasa, 29 April 2008, saya diberi kesempatan untuk menyampaikan kuliah umum untuk mahasiswa jurusan manajemen informasi Politeknik LP3I Bandung. Adapun topik yang diangkat adalah Fenomena Pendataran Dunia dan Tantangan Globalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 60 mahasiswa dan dosen hadir dalam kuliah selama 120 menit tersebut dan sangat antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya, berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dilakukan pada hari itu, bisa memberikan inspirasi dan semangat untuk terus belajar dan maju, menghadapi tantangan globalisasi yang sudah di depan mata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-6274466696895624737?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/6274466696895624737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=6274466696895624737' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6274466696895624737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6274466696895624737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2008/05/kuliah-umum-di-politeknik-lp3i.html' title='Kuliah Umum di Politeknik LP3I'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-7361302415664753145</id><published>2008-05-04T14:05:00.002+07:00</published><updated>2008-05-09T07:41:23.686+07:00</updated><title type='text'>Lego Robo Race Competition STMIK LIKMI, 14-19 April 2008</title><content type='html'>Mempersiapkan tim robotik SMAK TRIMULIA dalam ajang Lego Robo Race kali ini agak berbeda. Cedera pada tulang belakang mengharuskan saya untuk berbaring, karena nyeri luar biasa. Namun, internet dan telepon menjadi jembatan yang baik. Melaluinya, komunikasi dan koordinasi dapat berjalan dgn baik. Semangat dan motivasi yang dipompa melalui jalur elektronik ini, berhasil memberi semangat untuk tim yang akan bertanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak penyisihan, tiga tim yang dikirim, termasuk satu anak kelas dua SMPK TRIMULIA yang saya sisipkan dalam tim ketiga, lolos ke semi final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak semi final, tim ketiga gugur. Konon karena komunikasi yang tidak berjalan dgn baik (tim ini gabungan dari anak SMA dan SMP), dan juga kesehatan yang mendera satu anggota tim. Tidak apa, karena dua tim lain lolos ke final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak final, dua tim SMAK TRIMULIA, yang terdiri dari Ivana Gunawan - Steven dan Carleone - David, meraih posisi dua terbaik. Agak surprise, karena Ivana - Steven sebelumnya diposisikan sebagai underdog, apalagi Ivana merupakan satu-satunya siswi yang mengikuti pertandingan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari, selepas pertandingan berakhir, dua tim juara beserta dgn guru pendamping, mampir ke rumah untuk menunjukkan piala raihan mereka. Sungguh terharu bisa membimbing para siswa yang biasa-biasa, menjadi pahlawan untuk sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pelajaran yang sangat berharga, kita harus tetap menjaga kerendahan hati. Tetap semangat untuk belajar dan terus menatap ke depan dan melangkah. Dan dalam pertandingan, tidak boleh memandang remeh lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat untuk tim robotik TRIMULIA!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-7361302415664753145?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/7361302415664753145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=7361302415664753145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/7361302415664753145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/7361302415664753145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2008/05/lego-robo-race-competition-stmik-likmi.html' title='Lego Robo Race Competition STMIK LIKMI, 14-19 April 2008'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-5645199960982084019</id><published>2007-09-15T08:15:00.000+07:00</published><updated>2007-09-15T08:26:47.168+07:00</updated><title type='text'>Tantangan Bidang ICT</title><content type='html'>Dunia teknologi informasi dan komunikasi (ICT - Information and Communication Technology) adalah dunia yang sangat dinamis, bergerak sangat cepat memimpin perkembangan jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICT memberikan kesempatan yang sangat luas bagi kita untuk berkreasi dan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kemanusiaan. Salah satu dampak dari perkembangan dan pemanfaatan ICT adalah terbentuknya 12 kompetensi sangat baru di bidang ICT: Searching, Collecting, Creating, Sharing, Communicating, Coordinating, Meeting, Socializing, Evaluating, Buying-Selling, Gaming, dan Learning secara online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke 12 kompetensi tersebut dimiliki secara merata oleh angkatan kerja di negara-negara maju dengan tingkat penetrasi komputer dan internet yang sudah sangat tinggi. Selain 12 kompetensi baru tersebut, angkatan kerja di negara-negara maju juga memiliki jam terbang yang tinggi terkait dengan ICT: 10.000 jam video games, 250.000 email, 10.000 jam dengan ponsel, 20.000 jam siaran TV, 500.000 iklan, 5.000 jam membaca buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Indonesia? Meskipun ICT sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak lama, namun hingga saat ini, perkembangan dan pemanfaatannya belum dirasakan secara luas. Indikator umum ICT Indonesia menunjukkan penetrasi PC baru mencapai 5 juta unit, pengguna internet yang baru mencapai 20 juta. Selain itu, jumlah pengembang perangkat lunak baru mencapai 200 vendor, programmer hanya 0,1 per 1000 penduduk. Sebuah potret yang cukup menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mengatasi kekurangan pengembang ICT adalah melalui pendidikan dan diseminasi pengetahuan di bidang ICT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aplikasi Telematika, DepKomInfo (di-edit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-5645199960982084019?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/5645199960982084019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=5645199960982084019' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5645199960982084019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5645199960982084019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/09/tantangan-bidang-ict.html' title='Tantangan Bidang ICT'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-5383177111568465979</id><published>2007-09-15T07:48:00.000+07:00</published><updated>2007-09-15T08:14:40.032+07:00</updated><title type='text'>Dapat Apa Sih di Universitas?</title><content type='html'>Sudah diterima di universitas dan mulai belajar, tapi kadang-kadang masih nggak ngeh hakekat belajar. Lha, katanya disuruh menimba ilmu, nah ilmunya ini, sebenarnya apa sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KSTAE adalah kuncinya. KSTAE adalah Knowledge, Skill, Technique, Attitude, Experience.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;:: Knowledge ::&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Ketika belajar mengenai sepeda motor, kita jadi tahu bahwa pada sepeda motor terdapat lampu, kemudi, dan lain-lain; serta bagaimana bagian-bagian tsb. bekerja. Ketika belajar pemrograman, kita jadi mengerti apa itu fungsi, variabel, objek, &lt;i&gt;method&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;attribute&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada juga pengetahuan mengenai sistem basis data, rekayasa perangkat lunak, pemrograman ber-orientasi object, software project management, dsb. Pokoknya, yang selama ini bikin pusing, itulah knowledge. Lho, koq bikin pusing? Soalnya, kampus kadang-kadang tidak imbang dalam membekali mahasiswa dengan knowledge dan ketrampilan, alias besar teori daripada praktek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;:: Skill ::&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus sepeda motor, skill artinya, kita tahu cara menghidupkan motor. Supaya motor maju, harus masukkan gigi ke satu dan tekan gas, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampus ada tugas mandiri, misalnya, membuat kalkulator atau program deteksi bilangan prima di mata kuliah OOP. Itu untuk melatih ketrampilan. Semakin banyak tugas, seharusnya makin terampil. Usahakan untuk mengerjakan sendiri tugas itu, karena tujuannya untuk melatih ketrampilan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hanya untuk mengukur mahasiswa di tingkat &lt;i&gt;knowledge&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;skill&lt;/i&gt;. Jadi, peran IPK sebenarnya hanya sampai di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;:: Technique ::&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menguasai teknik, misalnya, supaya dalam kecepatan tinggi, motor tetap stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di kampus, karena mata kuliah kian banyak dan di setiap mata kuliah ada tugas &lt;i&gt;coding&lt;/i&gt;, keterampilan bahasa Java kita jadi meningkat. Kita jadi punya banyak teknik supaya program kita lebih rapih, program kita jalan lebih cepat, punya teknik untuk bisa &lt;i&gt;reuse code&lt;/i&gt;, coding jalan terus walaupun pakai Notepad atau Emacs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;:: Attitude ::&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu sikap yang baik dalam berkendara. Apa analoginya di kampus? Kalau jadi programmer, jangan lantas membuat virus, merusak sistem orang, atau malah mencuri kode orang. Itu smua contoh sikap. Kampus yang hanya mengajari orang untuk mempunyai pengetahuan, teknik dan keterampilan, tanpa memperhatikan sikap (attitude) artinya mendidik orang pintar tapi sesat di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;:: Experience ::&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman seperti jam terbang, hanya bisa kita dapatkan kalau kita pernah mengalami kejadian. Misalnya, karena rumah sering kebanjiran, kita tahu persis kira-kira banjir berapa centimeter yang bisa membuat motor mogok. Pengalaman itu mahal, karena, kadang-kadang, ada harga yang harus dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampus, pengalaman pun tetap ada, misalnya lewat kegiatan KKN, magang, kerja paruh waktu, mengerjakan tugas akhir. Perbanyak pengalaman membuat project (software) yang bisa dijual, mulai belajar jualan, melatih jiwa enterpreneurship. Ini keharusan untuk bekal hidup di dunia IT nan ganas dan kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- Romi Wahono, pakar software engineering (di-edit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-5383177111568465979?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/5383177111568465979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=5383177111568465979' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5383177111568465979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5383177111568465979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/09/dapat-apa-sih-di-universitas.html' title='Dapat Apa Sih di Universitas?'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-6308982259754124108</id><published>2007-07-10T06:48:00.000+07:00</published><updated>2007-07-10T06:52:20.294+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Kompetensi Profesional TI</title><content type='html'>1. Kemampuan menulis.&lt;br /&gt;2. Kemampuan mengutarakan ide dan berpikir kreatif&lt;br /&gt;3. Kemampuan presentasi.&lt;br /&gt;4. Kemampuan menggunakan komputer.&lt;br /&gt;5. Kemampuan mengolah informasi.&lt;br /&gt;6. Kemampuan membuat keputusan.&lt;br /&gt;7. Kemampuan bekerja dalam tim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-6308982259754124108?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/6308982259754124108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=6308982259754124108' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6308982259754124108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6308982259754124108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/07/tujuh-kompetensi-profesional-ti.html' title='Tujuh Kompetensi Profesional TI'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-5115106540997846512</id><published>2007-07-01T18:51:00.001+07:00</published><updated>2007-07-01T18:54:00.772+07:00</updated><title type='text'>Kurikulum Mengacu Kebutuhan Industri</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&amp;id=289398"&gt;http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&amp;amp;id=289398&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-5115106540997846512?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/5115106540997846512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=5115106540997846512' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5115106540997846512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5115106540997846512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/07/kurikulum-mengacu-kebutuhan-industri.html' title='Kurikulum Mengacu Kebutuhan Industri'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-6716523689509256348</id><published>2007-07-01T08:34:00.000+07:00</published><updated>2007-07-01T18:56:17.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='java'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='development tool'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='team developer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nxj developer'/><title type='text'>Team Developer dan NXj Developer</title><content type='html'>Saya bersyukur karena memiliki sejumlah mitra dalam bisnis teknologi, yang memiliki pemikiran sejalan. Salah satunya adalah &lt;a href="http://www.unify.com/"&gt;Gupta Technologies, Inc.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bermitra sejak tahun 1994, dan mendapatkan kepercayaan penuh sebagai satu-satunya mitra mereka di Indonesia sejak tahun 2000. Apa yang menarik dari Gupta Technologies, Inc? Mereka mempunyai produk teknologi yang mampu menyederhanakan dan mempersingkat waktu pengembangan aplikasi client/server kelas enterprise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpendapat, perkembangan teknologi akan menghasilkan produk-produk yang lebih sederhana dan lebih mudah dalam penggunaannya, tidak terkecuali perkembangan teknologi dalam bidang software.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman selama belasan tahun dengan Gupta Team Developer (development tool dari Gupta Technologies, Inc.), banyak proyek yang dapat diselesaikan lebih cepat dari perkiraan. Dengan fakta ini, kita dapat bekerja lebih efisien dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memiliki pandangan sedikit pragmatis. Bila memang tersedia tool yang mampu mempercepat sebuah pengembangan software, sekalipun itu harus dibayar mahal, maka saya bisa menerimanya. Karena, sekalipun berbayar, total cost of ownership akan menunjukkan angka yang lebih rendah, karena memperhitungkan besaran tangible dan intangible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 2006 lalu, Gupta Technologies Inc. di-akuisisi oleh Unify Inc., dan jajaran produknya pun semakin lengkap. Apakah saya kembali bersyukur dengan kejadian ini? Jawabannya, ya! Kenapa? Karena produk yang diusung oleh Unify Corp., NXj Developer, merupakan produk yang luar biasa. NXj Developer memungkinkan Java Developer untuk lebih produktif, sama dengan visi yang diusung Gupta Team Developer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang programmer aplikasi web based kelas enterprise berbasis Java, pasti merasakan tantangan yang luar biasa. Mempelajari J2ee, framework, dan sebagainya, merupakan tantangan yang tidak mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekali lagi, saya bertemu dengan produk yang luar biasa. NXj Developer memang tidak murah, dan agak menyimpang dari pakem open source dan free software yang banyak diusung komunitas Java. Namun, semuanya adalah pilihan, dan saya lebih memilih sebuah solusi teknologi yang menawarkan kemudahan walaupun tidak murah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi mengesankan yang ditorehkan oleh tim dari Unify dengan NXj Developer, adalah saat mereka berhasil melakukan porting aplikasi &lt;a href="http://www.cohesia.com/"&gt;Cohesian&lt;/a&gt;, dan selesai dalam waktu yang lebih cepat dari perkiraan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-6716523689509256348?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/6716523689509256348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=6716523689509256348' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6716523689509256348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/6716523689509256348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/07/team-developer-dan-nxj-developer.html' title='Team Developer dan NXj Developer'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-8570681537487733892</id><published>2007-07-01T07:55:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T08:28:01.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pbasic'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bascom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='interpreter'/><title type='text'>Pemrograman Mikrokontroler: PBASIC versus BASCOM</title><content type='html'>Pada bagian ini, saya ingin membandingkan kedua produk BASIC untuk mikrokontroler yang cukup banyak penggunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila melihat sejarahnya, BASIC adalah bahasa interpreter. Artinya, akan diterjemahkan ke dalam machine code saat program di-eksekusi. Positif-nya, kita bisa memberikan perintah pada command line, dan langsung melihat hasilnya. Negatif-nya, lambat. Namun, sekali lagi, soal cepat atau lambat, tergantung pada kebutuhan. Bila jeda yang terjadi masih dalam batas-batas yang dapat diterima, berarti kelambatan yang terjadi dapat diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBASIC dikembangkan oleh Parallax, Inc. untuk mendukung produk mereka, BASIC Stamp. Program yang ditulis dengan PBASIC akan disimpan dalam bentuk token, dalam sebuah EEPROM eksternal, kemudian akan dibaca, diterjemahkan dan di-eksekusi saat program dijalankan. Interpreter BASIC ditanam dalam memori program di dalam chip mikrokontroler yang mereka jual (berbasis PIC atau Ubicom). Dalam penggunaannya, Parallax menjual modul yang terdiri dari mikrokontroler, EEPROM serial, dan komponen pendukung lainnya. Modul ini dapat langsung dihubungkan dengan port serial atau USB komputer, dan melalui BASIC Stamp Editor, kita bisa langsung menggunakannya. Harus diakui, menggunakannya cukup mudah. Hanya saja, kemudahan dan kesederhanaan yang ditawarkan, harus dibayar dengan harga yang lumayan. Referensi dari situs Parallax Inc. menunjukkan harga USD 49 untuk satu modul BASIC Stamp 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BASCOM dikembangkan oleh MCS Electronics, dan merupakan BASIC compiler. Program yang dibuat dalam bahasa BASIC, akan di-kompilasi menjadi machine code, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mikrokontroler melalui sebuah programmer. Saat ini, sesuai dengan referensi dari situs web MCS Electronics, BASCOM baru mendukung mikrokontroler keluarga MCS51 (BASCOM-8051) dan keluarga AVR (BASCOM-AVR), keduanya produk dari Atmel Corp. Kita bisa memperoleh chip kelas AT89S51/52 dengan harga sangat terjangkau (di bawah 20 ribu rupiah), dan dapat diprogram secara ISP (In-System Programming).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila melihat cara kerja keduanya, maka kita dapat menyimpulkan, kinerja PBASIC pastilah lebih rendah dibanding BASCOM. Apalagi dengan penggunaan EEPROM serial untuk menyimpan token.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah contoh program untuk membuat sebuah LED berkedip, dengan PBASIC dan BASCOM-AVR:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- PBASIC ---&lt;br /&gt;DO&lt;br /&gt;HIGH 0&lt;br /&gt;PAUSE 500&lt;br /&gt;LOW 0&lt;br /&gt;PAUSE 500&lt;br /&gt;LOOP&lt;br /&gt;END&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- BASCOM-AVR ---&lt;br /&gt;Config PORTD = Output&lt;br /&gt;DO&lt;br /&gt;SET Portd.0 = 1&lt;br /&gt;WAITMS 500&lt;br /&gt;SET Portd.0 = 0&lt;br /&gt;WAITMS 500&lt;br /&gt;LOOP&lt;br /&gt;END&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak MCS Electronics menyediakan BASCOM-8051 dan BASCOM-AVR versi demo, yang dapat di-download di situs mereka. Versi demo memiliki fasilitas yang sama dengan versi komersial, kecuali, program yang dibuat (machine code) dibatasi sampai 4 KB saja .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-8570681537487733892?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/8570681537487733892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=8570681537487733892' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/8570681537487733892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/8570681537487733892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/07/pemrograman-mikrokontroler-pbasic.html' title='Pemrograman Mikrokontroler: PBASIC versus BASCOM'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-5156831435240072520</id><published>2007-07-01T07:52:00.001+07:00</published><updated>2007-07-01T07:54:32.661+07:00</updated><title type='text'>Pemrograman Mikrokontroler: Low Level atau High Level Language</title><content type='html'>Dalam menyelami dunia mikrokontroler, umumnya kita terkendala dengan urusan pemrograman berbasis assembly. Bila melihat sejarahnya, memang mikrokontroler, juga mikroprosesor, hadir dengan kemampuan memahami bahasa tersebut, yang notabene kurang manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam perkembangannya, terdapat cukup banyak pilihan pemrograman mikrokontroler dengan bahasa yang lebih beradab, seperti C, BASIC, Pascal, dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, bagi sebagian orang, rasanya kurang afdol, dan kurang sempurna untuk seorang programmer mikrokontroler sejati,kalau belum menaklukkan bahasa assembly :) Ini adalah tantangan, namun kita tidak boleh terpaku mengutak-atik bahasa assembly, sampai aplikasi yang ditargetkan, tidak pernah lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi mengarah pada kemudahan pemakaian. Maka dari itu, kalau ada pilihan yang lebih mudah dalam memprogram mikrokontroler, kenapa tidak menggunakannya? Mungkin hasilnya kurang optimal dibanding assembly, namun, dengan semakin meningkatnya performa dari mikrokontroler dan aplikasi yang dibuatpun tidak menuntut proses yang realtime; maka faktor tersebut, menurut hemat saya, dapat diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi cenderung menggunakan bahasa BASIC (BASCOM, BASIC Stamp) dan C (SDCC). Dan bila melihat kiprah dan implementasi keduanya di dunia mikrokontroler, kelihatannya sudah cukup lama juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, belajar bahasa-bahasa tersebut lebih "aman", karena tidak tergantung pada tipe mikrokontroler yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui, beda keluarga, beda bahasa assembly-nya. Sebagai contoh, keluarga MCS51, keluarga AVR dan keluarga AVR (ketiganya merupakan keluarga mikrokontroler yang cukup populer), memiliki pakem assembly yang berbeda. Namun, dengan statement BASIC atau C yang sama, kita bisa membuat program yang sama untuk ketiganya :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-5156831435240072520?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/5156831435240072520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=5156831435240072520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5156831435240072520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5156831435240072520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/07/pemrograman-mikrokontroler-low-level.html' title='Pemrograman Mikrokontroler: Low Level atau High Level Language'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-1433313662043188617</id><published>2007-06-30T09:44:00.000+07:00</published><updated>2007-06-30T09:46:29.810+07:00</updated><title type='text'>Pengajaran Mikrokontroler dan Robotika</title><content type='html'>Belum lama ini, di Bandung, ada satu komunitas yang menyelenggarakan&lt;br /&gt;kompetisi robot secara rutin, 2-3 bulan sekali. Nah, ini kesempatan bagi&lt;br /&gt;para siswa kita utk turut serta. Sekedar menjajal kemampuan, lah. Kita tidak&lt;br /&gt;perlu minder, karena ajang ini memang utk menggali minat dan menantang&lt;br /&gt;"penggemar" robot utk berkiprah lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 1-2 minggu terakhir ini saya tengah mendiskusikan topik seputar&lt;br /&gt;mekatronika dgn beberapa idealis elektronika di tanah air. Bahkan, salah&lt;br /&gt;satu pakar akan membuat sebuah program televisi untuk memajukan pembelajaran&lt;br /&gt;elektronika di Indonesia (topiknya tengah disusun dan didiskusikan bersama).&lt;br /&gt;Pemikiran ini terpicu oleh ide yang saya lontarkan, untuk memberikan&lt;br /&gt;pelajaran tentang mikrokontroler di tingkat SMP dan SMA. Wacana ini mendapat&lt;br /&gt;banyak perhatian dan komentar, dan akhirnya mengerucut dengan rencana&lt;br /&gt;konkret di atas. Kita tunggu saja penayangannya :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, saya membuat sebuah rangkaian sederhana 8 lampu yang&lt;br /&gt;dihubungkan ke komputer. Kemudian, saya membuat sebuah program kecil utk&lt;br /&gt;mengontrol lampu2 tsb. Wah, anak-anak saya senang sekali. Saat saya ajarkan&lt;br /&gt;bagaimana membuat variasi nyala dari lampu2 tsb., langsung mereka mengambil&lt;br /&gt;spidol dan menuliskan "algorithma"-nya di white board, utk kemudian&lt;br /&gt;memasukkannya ke dalam program, dan melihat hasilnya. Begitu apa yang mereka&lt;br /&gt;rancang sama dgn nyala lampu sebenarnya, wah, mereka melonjak kegirangan :-)&lt;br /&gt;Mereka pun mulai berkreasi dgn alat sederhana ini. Mulai dengan running&lt;br /&gt;light, air mancur, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas adalah contoh yang amat sangat sederhana, dimana kita&lt;br /&gt;menggunakan komputer yang biasa digunakan untuk mengetik, utk mengontrol&lt;br /&gt;peralatan elektronik di luarnya. Dgn hasil yang langsung terlihat, anak2&lt;br /&gt;akan enjoy dan asyik berkreasi. Apalagi tidak perlu menyolder (menyolder&lt;br /&gt;urusan Bapaknya .. hehe). Cukup tancapkan alatnya ke komputer, silahkan&lt;br /&gt;berkreasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, contoh di atas adalah utk anak SD. Saat anak saya yang SMP melihat demo&lt;br /&gt;tsb., dia langsung paham. Untuk SMP harus diberi yang sedikit lebih berat&lt;br /&gt;:-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek elektronika selalu menarik, apalagi yang bisa memancing interest&lt;br /&gt;seperti robot. Dalam kontes robot cerdas bulan Juli kemarin, topik yang&lt;br /&gt;diangkat adalah "robot pemadam kebakaran". Topik yang sama diangkat oleh&lt;br /&gt;komunitas robot Bandung di atas. Robot harus mencari sumber api, mendekati&lt;br /&gt;dan memadamkannya. Yang paling cepat adalah yang paling baik. Menarik,&lt;br /&gt;bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita berpikir, ah, kelihatannya sulit. Sewaktu saya kuliah, memang&lt;br /&gt;sulit, karena teknologinya belum berkembang terlalu jauh. Kalau hari gini&lt;br /&gt;masih bilang sulit, berarti teknologi tidak pernah berkembang. Padahal,&lt;br /&gt;teknologi berkembang utk memberikan kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita membayangkan sebuah "komputer" dgn ukuran 1.5 cm x 7 cm yang&lt;br /&gt;harganya cuma 15 ribu? Ah, mana mungkin? Mau yang lebih canggih, harganya 35&lt;br /&gt;ribu. Ah, masa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah membongkar handphone atau microwave atau mesin cuci? Ya, sekedar&lt;br /&gt;ingin menunjukkan, bahwa di dalam alat-alat tersebut memang ditanam sebuah&lt;br /&gt;"komputer" utk mengatur fungsi-fungsi yang ada. Makanya, harga piranti&lt;br /&gt;elektronik semakin hari semakin murah, namun semakin canggih. Penasaran?&lt;br /&gt;Mungkin kalau ada waktu luang, silahkan mencoba melihat-lihat isi dari&lt;br /&gt;piranti-piranti tersebut :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin contoh lain yang lebih "sederhana", yaitu traffic light. Bagaimana&lt;br /&gt;mengatur traffic light di sebuah persimpangan jalan yang rame? Apakah ada&lt;br /&gt;orang yang mengaturnya? 20 tahun lalu, kita perlu membuat rangkaian&lt;br /&gt;elektronik yang lumayan rumit. Hari ini, tidak lebih dari seukuran korek api&lt;br /&gt;:-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya ingin isu-isu teknologi di atas, bisa mulai diperkenalkan di&lt;br /&gt;lingkungan sekolah kita. Di Amerika, anak-anak SMP sudah bisa membuat robot&lt;br /&gt;sederhana. Hanya saja, setelah saya hitung, investasi utk laboratoriumnya,&lt;br /&gt;perlu puluhan bahkan ratusan juta. Kita tidak perlu seperti itu. Cukup mulai&lt;br /&gt;dgn piranti yang sederhana. Kalau anak2 di U.S. cukup masuk lab dan&lt;br /&gt;berkreasi, anak2 kita harus sedikit berpikir dulu, bagaimana berkreasi dgn&lt;br /&gt;biaya yang semurah mungkin :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin kemarin saya ngobrol dgn seorang orang tua yang anaknya sekolah&lt;br /&gt;di SMA Aloysius. Saat saya bercerita soal robotika di TRIMULIA, beliau&lt;br /&gt;langsung berkomentar, "Wah, TRIMULIA lebih maju dari Aloysius, yah!". Saya&lt;br /&gt;berkomentar dalam hati, "Kalau pada tataran impian dan cita-cita, sih,&lt;br /&gt;Aloysius atau Penabur, lewat! Namun, dalam prakteknya, kita harus berjuang&lt;br /&gt;dan bekerja lebih giat untuk menggapai impian tersebut!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang dan berkarya, teman!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-1433313662043188617?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/1433313662043188617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=1433313662043188617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/1433313662043188617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/1433313662043188617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/06/mikrokontroler-dan-robotika.html' title='Pengajaran Mikrokontroler dan Robotika'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-944071172978550821</id><published>2007-06-30T09:39:00.001+07:00</published><updated>2007-06-30T09:39:58.842+07:00</updated><title type='text'>Pembelajaran ICT di Sekolah</title><content type='html'>Sebenarnya, apa, sih, tujuan pembelajaran I.C.T - Information &amp;amp;&lt;br /&gt;Communication Technology, di sekolah? Apakah targetnya menguasai sebuah&lt;br /&gt;software pengolah kata? Atau, bisa menggambar dgn menggunakan komputer,&lt;br /&gt;sehingga begitu lulus, bisa langsung diserap oleh industri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa perbedaan pembelajaran ICT di sekolah dgn tempat kursus komputer? Toh,&lt;br /&gt;banyak anak sekolahan juga yang kursus komputer di sana, untuk materi yang&lt;br /&gt;sama. Apakah ini berarti, pembelajaran ICT di sekolah, tidak bisa memenuhi&lt;br /&gt;harapan kebanyakan siswa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, persoalan software yang digunakan dalam berpraktek. Sebagian sekolah&lt;br /&gt;mengikuti mainstream Microsoft, supaya tidak repot. Toh, komputer di rumah&lt;br /&gt;pun menggunakan software Microsoft (meskipun bajakan). Jadi, kalau ada tugas&lt;br /&gt;dari sekolah, bisa dikerjakan di rumah tanpa perlu repot-repot, karena&lt;br /&gt;platform software-nya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar ICT berbeda dgn belajar matematika, fisika, atau yang lainnya.&lt;br /&gt;Mempelajari ICT, berarti kita mempelajari suatu teknologi berikut dgn&lt;br /&gt;perkembangannya. Dgn demikian, perlu dinamika pembelajaran yang mampu&lt;br /&gt;mengikuti setiap perkembangan tersebut. Jadi, bukan produk ICT-nya yang&lt;br /&gt;dipelajari, tapi semangat yg muncul dalam mempelajari produk ICT itu, yang&lt;br /&gt;harus ditumbuhkembangkan pada setiap individu pembelajar. Bila tidak&lt;br /&gt;memiliki semangat belajar yang dimaksud, kita masih belum keluar dari&lt;br /&gt;kelompok Gagap Teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bila yang harus ditumbuhkembangkan oleh sekolah adalah semangat untuk&lt;br /&gt;belajar dan ber-eksplorasi, maka, apa pun produk ICT (baca: tools) yang&lt;br /&gt;digunakan, tidak jadi persoalan. Mau menggunakan produk Microsoft, silahkan.&lt;br /&gt;Mau menggunakan free software, juga tidak masalah. Adalah sangat menyedihkan&lt;br /&gt;bila seorang pendidik memaksakan sebuah produk software dalam pembelajaran.&lt;br /&gt;Berarti, dia belum memahami esensi pembelajaran ICT sesungguhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-944071172978550821?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/944071172978550821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=944071172978550821' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/944071172978550821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/944071172978550821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/06/pembelajaran-ict-di-sekolah.html' title='Pembelajaran ICT di Sekolah'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-7748007493816918020</id><published>2007-06-30T09:32:00.000+07:00</published><updated>2007-06-30T09:34:40.930+07:00</updated><title type='text'>Apa yang kita sombongkan?</title><content type='html'>Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan. Dia melihat&lt;br /&gt;Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan ember dan menyikat&lt;br /&gt;lantai rumahnya keras-keras. Keringatnya bercucuran deras. Menyaksikan&lt;br /&gt;keganjilan ini orang itu bertanya, "Apa yang sedang Anda lakukan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru menjawab, "Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang meminta&lt;br /&gt;nasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka. Mereka&lt;br /&gt;pun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa&lt;br /&gt;menjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai bermunculan. Karena itu,&lt;br /&gt;saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang&lt;br /&gt;benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah,&lt;br /&gt;sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih&lt;br /&gt;rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa&lt;br /&gt;lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering&lt;br /&gt;menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus&lt;br /&gt;dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita&lt;br /&gt;mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong&lt;br /&gt;karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena&lt;br /&gt;seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang&lt;br /&gt;lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan&lt;br /&gt;kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal ini&lt;br /&gt;berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan&lt;br /&gt;kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan&lt;br /&gt;kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam&lt;br /&gt;keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu,&lt;br /&gt;kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan&lt;br /&gt;dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih&lt;br /&gt;banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego&lt;br /&gt;inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan&lt;br /&gt;kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati.&lt;br /&gt;Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua perubahan&lt;br /&gt;paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada&lt;br /&gt;hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian&lt;br /&gt;kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup&lt;br /&gt;di dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan&lt;br /&gt;(ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong.  Pandangan seperti ini&lt;br /&gt;akan membuat kita melihat semua makhluk dalam kesetaraan universal. Kita&lt;br /&gt;tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala "tampak luar"&lt;br /&gt;lainnya. Yang kini kita lihat adalah "tampak dalam". Pandangan seperti ini&lt;br /&gt;akan membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan baik yang kita lakukan,&lt;br /&gt;semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri. Kita memberikan&lt;br /&gt;sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan&lt;br /&gt;kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita&lt;br /&gt;dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada&lt;br /&gt;kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan&lt;br /&gt;batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita&lt;br /&gt;sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa&lt;br /&gt;yang kita sombongkan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-7748007493816918020?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/7748007493816918020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=7748007493816918020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/7748007493816918020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/7748007493816918020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/06/apa-yang-kita-sombongkan.html' title='Apa yang kita sombongkan?'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-27186492.post-5811414283575620021</id><published>2007-06-30T09:00:00.001+07:00</published><updated>2007-06-30T09:24:16.526+07:00</updated><title type='text'>Sinergi Teori dan Aplikasi</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Dalam event LCEN (Lomba Cipta Elektroteknik Nasional) yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun, ada sebuah tantangan yang bisa disambut oleh para siswa SMP/SMA; khususnya dalam meng-aplikasikan setiap pengetahuan yang diperolehnya di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, kata *aplikasi* memiliki arti yang sangat penting. Karena, melalui kata inilah, sebuah pengetahuan yang abstrak, bisa membumi dan dimanfaatkan. Untuk tingkatan SD/SMP/SMA, bisa dimulai dgn aplikasi-aplikasi sederhana, yang dapat dimanfaatkan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam event LCEN 2007 di Surabaya, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya mengembangkan aplikasi *menangkap tikus dgn gelombang ultrasonik*. Sebuah cara sederhana untuk meng-aplikasikan teori gelombang (bunyi) dalam konteks lingkungan. Sebuah aplikasi sederhana namun kerap tidak terpikir. Kebanyakan guru hanya mendorong siswa untuk menghapal rumus, men-drill soal, dan tidak meng-inspirasi siswa, bagaimana memanfaatkan teori dan pengetahuan tersebut? Ada pepatah, guru yang luar biasa adalah guru yg meng-inspirasi siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah kata Einstein, yang menyebutkan bahwa pengetahuan sebenarnya adalah apa yang tersisa saat kita tidak lagi di bangku sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat, tatkala usai kelulusan sewaktu SMA, ada seorang teman tanya, "Nilai bagus yang kamu dapat, untuk apa?" Pertanyaan ini membuat saya tidak bisa tidur. Nilai terbaik, beasiswa yang pernah didapat, seolah tidak ada harganya. Secara teori, saya mampu mengerjakan soal dgn baik. Namun dalam hal praktek dan pemanfaatan teori tersebut, saya tidak bisa apa-apa. Pikiran ini blank ketika ditanya soal aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tua mempercayakan anak-anaknya untuk saya didik (privat ~ 30 anak selama 6 tahun, SD s.d. SMA), namun, saya hanya bisa memberikan peningkatan dari sisi akademis saja. Baru setelah menginjak semester 6 perkuliahan, pikiran ini mulai sedikit terbuka, setelah ada satu siswa kelas 3 SMA yang "menantang" saya untuk memberikan pelatihan khusus membuat virus komputer, dan dia berani membayar mahal. Saya langsung terima tantangan itu, karena memang menantang dan saya perlu tambahan uang untuk bayar kuliah. Terakhir, saya mendapat kabar, anak ini sudah menjadi manager I.T. di salah satu bank swasta terbesar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun lulus kuliah, saya diberi kesempatan untuk membimbing satu mahasiswa jurusan Kimia Universitas Pajajaran. Mahasiswa ini memiliki IPK hampir sempurna, dan tengah resah dgn skripsi yang akan dibuatnya. Dalam kasus ini, saya seolah berhadapan dgn cermin. Teorinya sangat excellent, namun saat dihadapkan pada aplikasi, bingung. Saya menerima tantangan membimbing (walaupun unofficial, karena saya bukan dosen), karena saya pikir, ini akan memberikan pengalaman. Secara materi, saya tidak mendapatkan apa-apa. Namun secara nilai dan pengalaman, luar biasa! Saat ini, dia sudah jadi direktur sebuah perusahaan kimia besar di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, sebagai bagian dari konteks pekerjaan, saya lebih sering berhadapan (saat memberikan training) dgn sarjana strata satu maupun dua, dari berbagai disiplin ilmu, dari berbagai universitas ternama di negeri ini. Saya melihat satu kondisi yang sama. Banyak trainee yang memiliki latar belakang akademis yang excellent, namun, saat dihadapkan pada tantangan aplikasi, banyak yang blank. Makanya, muncul banyak isu, bahwa produk perguruan tinggi hanya menghasilkan sarjana siap latih, bukan siap pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menarik benang merah dari fakta-fakta yang saya temukan tersebut. Intinya, teori dan aplikasi harus ber-sinergi, sehingga bisa memberikan hasil yang excellent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, pemerintah pun sudah menyadarinya (dgn tingkat pengangguran kerah putih yang cukup besar, better late than never), dgn mencoba mengambil short cut, dgn memberdayakan sekolah menengah kejuruan dan politeknik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan sekolah umum kebanyakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat, tantangannya jelas. Perlu sinergi yang kuat antara teori dan aplikasi, sehingga siswa bisa merasakan manfaat dari setiap ilmu yang dipelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah sharing di satu komunitas, ada beberapa dosen elektro dan komputer, yang mengeluh, kerepotan dan kesulitan menyampaikan bahan ajar. Saya mencoba untuk "menghibur" dgn memberikan sharing sebuah pengalaman kecil. Kalau sulit masuk dari pintu masuk, kenapa tidak mencoba masuk dari pintu keluar? Hmm .. mungkin ini cara yang melawan arus dan tidak biasa. Saya pernah ber-eksperimen, dan hasilnya tidak mengecewakan. Prinsipnya, kita harus mengajak siswa untuk memahami secara konkret, setiap topik yang akan dipelajari. Dgn demikian, walaupun jalannya berliku, namun karena tujuannya jelas dan masuk akal, maka mereka akan melangkah dgn semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa siswa SMA yang sempat saya ajak bicara pun, memiliki tipikal serupa. Mereka bilang, "Buat apa belajar sesuatu yang tidak jelas kegunaannya?" Bahkan ada satu guru, setelah berdiskusi cukup panjang soal teknik pengendali, berkata, "Ternyata, kalkulus bisa di-aplikasikan juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini adalah tantangan untuk kita semua, terutama para pendidik. Bila sekolah kita berjalan dgn cara biasa, maka hasilnya pun akan biasa-biasa saja. Namun, bila kita mampu men-sinergikan teori dan aplikasi, melakukan sesuatu yang luar biasa, maka, saya yakin, hasilnya pun akan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa aplikasi lain yang diangkat dalam final LCEN 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menangkap ikan bandeng lebih banyak dgn pemanfaatan bunyi (SMA Al Fattah).&lt;br /&gt;* Robot pembersih lantai, sarana pembantu pekerjaan rumah tangga (SMAN 1 Denpasar)&lt;br /&gt;* Pembangkit ozon untuk memasak air (SMPN 4 Sidoarjo)&lt;br /&gt;* Penetral asap (SMAN 1 Pekanbaru)&lt;br /&gt;* Oksigen ruangan dengan pemanfaatan sinar merah dan biru (SMA Al Fattah)&lt;br /&gt;* Rice cooker cerdas hemat energi dgn memanfaatkan media kapuk (SMA Al Fattah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi yang sederhana namun berguna bagi kehidupan. Sebuah aplikasi dari teori yang mereka peroleh di kelas. Mampukah siswa/i sekolah kita melakukannya? Siapa takut!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/27186492-5811414283575620021?l=christiantotjahyadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/feeds/5811414283575620021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=27186492&amp;postID=5811414283575620021' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5811414283575620021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/27186492/posts/default/5811414283575620021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://christiantotjahyadi.blogspot.com/2007/06/sinergi-teori-dan-aplikasi.html' title='Sinergi Teori dan Aplikasi'/><author><name>Christianto Tjahyadi, Ir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03467654515049765595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
